Kabupaten BimaPemerintah

750 PNS Kabupaten Bima Dijadwalkan Ikuti Profiling ASN di BKN Mataram

Kab. Bima | Detak Negeri.com

Sebanyak 750 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, akan mengikuti program Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) Tahun 2026.

Para peserta berasal dari sejumlah perangkat daerah, unit pelaksana teknis dinas (UPTD), hingga kantor kecamatan di lingkup Pemkab Bima. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di Unit Penyelenggara Seleksi Calon dan Penilaian Kompetensi Pegawai Aparatur Sipil Negara (UPSCPKP) BKN Mataram.

Pelaksanaan ProASN tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Nomor 800/661/07.2/2026 tentang Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Profiling ASN yang telah disampaikan kepada para kepala perangkat daerah dan kepala unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Adel Linggi Ardi, menjelaskan bahwa pelaksanaan profiling mengacu pada Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Profiling ASN.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menindaklanjuti surat Kepala Kantor Regional X BKN Nomor 239/B-AK.02.02/SD/KR.X/2026 mengenai Pelaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProASN) Tahun 2026.

Menurut Adel, program tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan data mengenai potensi dan kompetensi ASN. Data tersebut nantinya dapat menjadi dasar dalam mendukung pembangunan serta penerapan manajemen talenta di lingkungan instansi pemerintah.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ProASN Tahun 2026,” ujar Adel, Rabu (2/9/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan profiling akan berlangsung selama empat hari, mulai 7 hingga 10 September 2026.

Program tersebut juga menjadi salah satu bagian dari pengembangan kompetensi ASN sekaligus persiapan talenta untuk mendukung pengisian jabatan manajerial di lingkungan pemerintahan.

Adel menekankan agar seluruh peserta mengikuti tahapan yang telah ditetapkan dengan serius sehingga proses pemetaan potensi dan kompetensi dapat berjalan optimal.

Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN

Profiling ASN merupakan instrumen yang digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai potensi dan kompetensi para aparatur.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah aspek yang menjadi bagian dari penilaian, antara lain potensi intelektual, kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, serta literasi digital.

Hasil profiling diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kapasitas masing-masing ASN. Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam pengembangan karier dan pengelolaan manajemen talenta aparatur.

Dengan mengikuti program ProASN, Pemkab Bima diharapkan memiliki basis data kompetensi dan potensi pegawai yang lebih terukur untuk mendukung kebutuhan organisasi pemerintahan ke depan. (Yayang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *